Sabtu, 08 Juni 2013

Potensi Technopreneur Tingkatkan Perekonomian

Di jaman sekarang dimana pekerjaan susah untuk didapatkan, sudah menjadi keharusan bagi siapa pun untuk berfikir kreatif.Ada banyak potensi dalam diri dan lingkungan sekitar yang sebenarnya bernilai namun luput dari pandangan. Contoh pengusaha rumah makan,memulai usahanya karena dia hobbi makan dan memasak, pengusaha catering langganan kantor menjadi pengusaha karena melihat peluang bahwa orang kantoran yang sibuk, biasanya tidak sempat keluar mencari makan,maka dia mengisi peluang itu dengan mengantarkan makanan ke kantor.Lebih praktis dan murah.
Ada orang yang hobbi memegang pisau dan meraut bambu,dia mampu membuat kipas yang laku dipasaran.Ada penjual mainan yang memanfaatkan kalomang(keong laut), yang tak berarti kemudian di cat warna warni lalu dijual dipameran atau dekat sekolahan, langsung menjadi rebutan anak-anak. Wadah plastik bekas, dengan sedikit sentuhan kreatif dapat menjadi pot bunga yang indah (peluang bisnisnya masih besar,karena sekarang kecenderungan orang menanam bunga makin tinggi) atau dapat juga memanfaatkan bunga-bunga di pekarangan untuk dijual setelah terlebih dahulu diperbanyak.
Ada juga  yang berbisnis pupuk bunga,caranya dengan membeli pupuk kompos perkarung,kemudian di bagi-bagi dalam kemasan kiloan.Cukup laris.
Memang apapun dan dalam suasana apapun,kita harus selalu berfikir bahwa peluang itu sebenarnya ada.Banyak perusahaan raksasa dimulai dan dirintis dari tempat yang pengap dan sempit.Misalnya perusahaan Bill Gates atau almarhum Liem Sio Liong,memulai usaha sebagai penjual minyak eceran.
Kini pilihan ada di tangan kita,utamanya yang masih fresh graduate,akankah hanya sibuk membuat lamaran kerja ataukah berminat membuat lapangan kerja?
Yang penting berani memulai dari hal yang kecil.

Pengembangan potensi sumber daya manusia sangat mendukung terhadap kemajuan perekonomian suatu bangsa. Peningkatan potensi, kualitas dan inovasi akan menunjang pendapatan yang nantinya menjurus kepada peningkatan kesejahteraan manusia. Hal ini merupakan salah satu tujuan dan sasaran yang harus dicapai oleh negara-negara berkembang untuk memajukan negaranya.
Salah satu potensi manusia yang perlu dan harus dikembangkan yaitu jiwa kewirausahaannya. Wirausaha memiliki banyak manfaat diantaranya untuk menciptakan lapangan kerja, dengan seperti itu otomatis akan mengurangi jumlah pengangguran. Selain itu wirausaha juga bermanfaat melancarkan perekonomian suatu negara. Perekonomian perlu dikembangkan agar tingkat kemakmuran terus berlanjut.
Dalam peningkatan potensi kewirausahaan, perlu adanya sarana dan sasaran. Berwirausaha tidak harus fokus pada usaha itu, berwirausaha bisa menjadi pekerjaan pendamping dari pekerjaan utama kita misalnya wirausaha dengan penggunaan jaringan internet.
Tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi sudah membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Teknologi dikembangkan untuk mempermudah kehidupan manusia, dari penyederhanaan proses bisnis, penyampaian edukasi jarak jauh, peralatan rumah tangga, sampai ke mainan anak-anak yang dibuat sedemikian hingga anak-anak dapat belajar sejak dini.
Wirausaha dengan penggunaan jaringan internet merupakan salah satu jenis wirausaha dengan pemanfaatan teknologi moderen. Dalam wirausaha ini kita perlukan hanyalah sebuah laptop atau komputer atau sejenisnya, gadget atau bisa juga sejenissmartphone dan sebagainya yang bisa terhubung langsung dengan jaringa internet.
Banyak pelaku usaha saat ini memanfaatkan teknologi internet dalam meningkatkan pendapatannya. Bisnis online yang merupakan salah satu contohnya sudah marak terjadi dimana-mana, bahkan selagi kita sedang beristirahatpun kita juga bisa sekalian berbisnis dan bertransaksi kepada orang yang jauh dari kita. Keunggulan dari usaha berbasis internet ini yaitu bisa melihat langsung produknya walaupun jarak yang sangat jauh dan cepat didapatkan.
Wirausaha dengan pemanfaatan teknologi telah memberikan banyak dampak positif untuk manusia, dengan berbagai kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan. Namun tidak dapat dipungkiri, bahwa perkembangan bisnis dengan penggunaan jaringan internet juga dapat berdampak negatif. Dengan kemudahan bertransaksi secara online, faktor kepercayaan diantara calon konsumen dan pelaku usaha merupakan modal utama dalam melanjutkan bisnis online dan merupakan hal penting yang perlu dijaga dan diutamakan.
Tidak sedikit terjadi aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku usaha maupun calon konsumen dalam transaksi online, misalnya barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan yang dijanjikan, pemesanan yang tidak dibayar sehingga penyedia layanan terlanjur menyediakan barang, dan lain sebagainya. Selain itu, transaksi online dapat menyebabkan kecanduan karena tertarik dengan kemudahan dalam proses jual beli.
Di balik sisi negatifnya, kegiatan wirausaha berbasis teknologi memberikan kesempatan yang besar bagi masyarakat di Indonesia. Namun sayangnya pasar ini tidak bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat, hanya orang tertentu dan orang yang berkepunyaan saja bisa menikmatinya. Sebagian besar target pasar dalam usaha ini adalah masyarakat perkotaan, masyarakat pedesaan masih sebagian kecil dikarenakan jaringan internet belum seluruhnya terjamah.
Melihat potensi wirausaha dengan teknologi yang begitu cepat berkembang, akan dapat meningkatkan kualitas perekonomian. Wirausaha semakin tinggi dengan otomatisnya peningkatan perekonomian juga akan semakin naik dan terus berlanjut. Masayarakat perlu ditingkatkan kualitasnya baik dalam berwirausaha dengan penggunaan teknologi maupun tidak yang dapat meningkatkan pendapatannya.
Indonesia Merupakan negara agraris yang kaya akan berbagai macam hasil produk pertanian dan berlimpah ruah. Peluang usaha agribisnis yang menguntungkan di indonesia banyak sekali macamnya. Banyak sekali pegusaha agribisnis yang telah sukses baik di sektor pertanian maupun sektor peternakan.
Peluang usaha agribisnis yang menguntungkan sebebenarnya dapat memilih jenis usaha yang ccok dengan ingkungan rumah atau lingkungan tempat akan di adakannya usaha agribisnis, misalnya jika rumah anda di pedesaan dengan memilki pekarangan yang luas, maka anda bisa memilih usaha budidaya ikan lele, budidaya ikan gurame dan sebagainya.
Atau jika anda penggemar burung maka anda bisa membuka usaha ternak burung murai batu misalnya, atau burung love bird, ternak kenari dan sebagainya. Jika anda ingin jenis usaha yang cepet masa panennya maka anda bisa memilih usaha budidaya jamur tiram, budidaya jamur kuping dan sebagainya. Dengan membuka usaha sendiri maka anda juga berarti sudah bisa membuka lapangan kerja bagi orang di sekitar anda, sebab jiika usaha anda berkembang anda pasti membutuhkan karywan.

Peluang usaha agribisnis yang menguntungkan ternyata banyak sekali macamnya , tergantung dengan hobi anda di bidang sektor apa, sektor perkebunan atau pertanian, ataukah peternakan. Di peluangusaha-oke.com ini sudah banyak postingan saya yang membahas berbagai macam usaha agribisnis, anda bisa memilihnya di kategori yang terletak di samping kanan. Kunci kesuksesannya adalah, ulet, jujur, cakap melihat situasi pasar, tidak mudah menyerah dan pandai mengatur keuangan.



"Kuliah sambil kerja" itulah yang diinginkan oleh sejumlah mahasiswa, yang membiayai kuliahnya sendiri, apalagi mereka bukan mahasiswa golongan yang mampu. Dengan begitu, mereka memiliki penghasilan sampingan untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.
Tapi, pekerjaan apa yang dapat mahasiswa kerjakan? Di sisi lain, mahasiswa meluangkan waktu untuk kuliah, kemudian harus menyediakan waktu lagi untuk bekerja. Hal ini akan sulit dilakukan, jika mereka tidak mempunyai cukup waktu untuk bekerja.
Karena waktunya sudah banyak disita oleh tugas-tugas dari kampus tempat mereka kuliah.

Terus, bagaimana mendapatkan penghasilan tambahan, jika kita sebagai mahasiswa yang waktunya sudah banyak disita oleh tugas-tugas dari kampus.
Caranya yaitu dengan bisnis sampingan, jadi tidak memerlukan waktu yang banyak dan bisa dibantu dengan orang lain.

Terus, bisnis apa yang dapat dikerjakan oleh seorang mahasiswa ?

Nah, berikut ada 5 Bisnis yang cocok buat para mahasiswa :

1. Bisnis Resseler

Biasanya bisnis resseler ini cukup gampang untuk dikerjakan oleh seorang mahasiswa, karena kita hanya menjual produk yang sudah ada, dan kita tinggal menjualnya ulang kepada orang lain dengan dinaikkan harganya sedikit untuk mendapatkan keuntungan.
Dan enaknya lagi, bisnis ini bisa dilakukan dimana saja, entah itu dunia nyata, atau disela-sela waktu kosong, ataupun di dunia maya.
sekarang, sudah banyak situs-situs yang menyediakan tempat untuk berjualan, seperti facebook, blog, dan lain-lain.

2. Bisnis Kuliner

Biasanya bisnis ini dilakukan oleh mahasiswa yang hobi memasak, untuk menyalurkan hobinya tersebut, dan bisa mendapatkan penghasilan tambahan. 
Yang penting makanan yang dijual enak, dijamin pasti bisnisnya berkembang.
Atau bahkan bisa membuka toko makanan sendiri, seperti buka rumah makan.

3. Bisnis MLM

Bisnis sudah mulai merajalela dimana-mana. Atau sudah ngetrend gitulah, dan bisnis ini bisa jadi menjanjikan, tergantung kita memilih bisnis yang benar dan fokus. Dijamin anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan di bisnis ini. Tapi ingat sekali lagi, harus benar-benar memilih bisnis yang bagus, karena seperti yang kita ketahui banyak bisnis MLM yang ujung-ujungnya menipu para pebisnisnya.

4. Bisnis Jasa

Bisnis ini sangat cocok bagi mahasiswa yang mempunyai keahlian yang benar-benar mumpuni.
Misalkan, anda hebat di bidang menggambar, anda bisa menjual jasa anda untuk menggambar, atau mungkin anda hebat dalam bidang bahasa inggris, anda bisa menjual jasa menjadi translator, ataupun guru bahasa inggris dan masih banyak lagi pekerjaan yang lain yan dapat anda kerjakan jika anda mempunyai skill yang mumpuni. Dijamin anda pasti bisa membiayai biaya kuliah anda sampai lulus. Amin...

5. Bisnis Pulsa

Bisnis ini biasanya kebanyakan dilakukan oleh mahasiswa perempuan, karena mereka dapat mengelola ini bisnis dengan baik, karena seperti yang kita ketahui keuntungan dari bisnis ini sangatlah kecil, akan tetapi jika sudah mempunyai banyak langganan, penghasilannya akan dapat membiayai kuliah anda.
Bagaimana jika saya seorang laki-laki, apakah saya bisa melakukan bisnis ini ?
Bisa, tergantung manajemen keuangan anda... makanya kuliah di ekonomi seperti saya !!! hahaaha, bercanda...

Kamis, 23 Mei 2013


TEORI TEORI MOTIVASI

         Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah mempunyai kekuatan untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan..
Motivasi dapat berupa motivasi intrinsic dan ekstrinsic. Motivasi yang bersifat intinsik adalah manakala sifat pekerjaan itu sendiri yang membuat seorang termotivasi, orang tersebut mendapat kepuasan dengan melakukan pekerjaan tersebut bukan karena rangsangan lain seperti status ataupun uang atau bisa juga dikatakan seorang melakukan hobbynya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah manakala elemen elemen diluar pekerjaan yang melekat di pekerjaan tersebut menjadi faktor utama yang membuat seorang termotivasi seperti status ataupun kompensasi.
Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Landy dan Becker membuat pengelompokan pendekatan teori motivasi ini menjadi 5 kategori yaitu teori kebutuhan,teori penguatan,teori keadilan,teori harapan,teori penetapan sasaran.

A. TEORI MOTIVASI ABRAHAM MASLOW (1943-1970)

Abraham Maslow (1943;1970) mengemukakan bahwa pada dasarnya semua manusia memiliki kebutuhan pokok. Ia menunjukkannya dalam 5 tingkatan yang berbentuk piramid, orang memulai dorongan dari tingkatan terbawah. Lima tingkat kebutuhan itu dikenal dengan sebutan Hirarki Kebutuhan Maslow, dimulai dari kebutuhan biologis dasar sampai motif psikologis yang lebih kompleks; yang hanya akan penting setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Kebutuhan pada suatu peringkat paling tidak harus terpenuhi sebagian sebelum kebutuhan pada peringkat berikutnya menjadi penentu tindakan yang penting.
 







• Kebutuhan fisiologis (rasa lapar, rasa haus, dan sebagainya)
• Kebutuhan rasa aman (merasa aman dan terlindung, jauh dari bahaya)
• Kebutuhan akan rasa cinta dan rasa memiliki (berafiliasi dengan orang lain, diterima, memiliki)
• Kebutuhan akan penghargaan (berprestasi, berkompetensi, dan mendapatkan dukungan serta pengakuan)
• Kebutuhan aktualisasi diri (kebutuhan kognitif: mengetahui, memahami, dan menjelajahi; kebutuhan estetik: keserasian, keteraturan, dan keindahan; kebutuhan aktualisasi diri: mendapatkan kepuasan diri dan menyadari potensinya)
Bila makanan dan rasa aman sulit diperoleh, pemenuhan kebutuhan tersebut akan mendominasi tindakan seseorang dan motif-motif yang lebih tinggi akan menjadi kurang signifikan. Orang hanya akan mempunyai waktu dan energi untuk menekuni minat estetika dan intelektual, jika kebutuhan dasarnya sudah dapat dipenuhi dengan mudah. Karya seni dan karya ilmiah tidak akan tumbuh subur dalam masyarakat yang anggotanya masih harus bersusah payah mencari makan, perlindungan, dan rasa aman.

B. TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)
Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).

C. TEORI MOTIVASI DOUGLAS McGREGOR
Mengemukakan dua pandangan manusia yaitu teori X (negative) dan teori y (positif), Menurut teori x empat pengandaian yag dipegang manajer
a.       karyawan secara inheren tertanam dalam dirinya tidak menyukai kerja
b.      karyawan tidak menyukai kerja mereka harus diawasi atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.
c.       Karyawan akan menghindari tanggung jawab.
d.      Kebanyakan karyawan menaruh keamanan diatas semua factor yang dikaitkan dengan kerja.

Kontras dengan pandangan negative ini mengenai kodrat manusia ada empat teori Y :
  1. karyawan dapat memandang kerjasama dengan sewajarnya seperti istirahat dan bermain.
  2. Orang akan menjalankan pengarahan diri dan pengawasan diri jika mereka komit pada sasaran.
  3. Rata rata orang akan menerima tanggung jawab.
  4. Kemampuan untuk mengambil keputusan inovatif.

D. TEORI MOTIVASI VROOM (1964)
Teori dari Vroom (1964) tentang cognitive theory of motivation menjelaskan mengapa seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia yakini ia tidak dapat melakukannya, sekalipun hasil dari pekerjaan itu sangat dapat ia inginkan. Menurut Vroom, tinggi rendahnya motivasi seseorang ditentukan oleh tiga komponen, yaitu:
• Ekspektasi (harapan) keberhasilan pada suatu tugas
• Instrumentalis, yaitu penilaian tentang apa yang akan terjadi jika berhasil dalam melakukan suatu tugas (keberhasilan tugas untuk mendapatkan outcome tertentu).
• Valensi, yaitu respon terhadap outcome seperti perasaan posistif, netral, atau negatif.Motivasi tinggi jika usaha menghasilkan sesuatu yang melebihi harapanMotivasi rendah jika usahanya menghasilkan kurang dari yang diharapkan

E. Achievement TheoryTeori achievement Mc Clelland (1961),
 yang dikemukakan oleh Mc Clelland (1961), menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi kebutuhan manusia, yaitu:
• Need for achievement (kebutuhan akan prestasi)
• Need for afiliation (kebutuhan akan hubungan sosial/hampir sama dengan soscialneed-nya Maslow)
• Need for Power (dorongan untuk mengatur)

F. Clayton Alderfer ERG
 Clayton Alderfer mengetengahkan teori motivasi ERG yang didasarkan pada kebutuhan manusia akan keberadaan (exsistence), hubungan (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Teori ini sedikit berbeda dengan teori maslow. Disini Alfeder mngemukakan bahwa jika kebutuhan yang lebih tinggi tidak atau belum dapat dipenuhi maka manusia akan kembali pada gerakk yang fleksibel dari pemenuhan kebutuhan dari waktu kewaktu dan dari situasi ke situasi.  

Gibson, J.L., J.M. Ivancevich, J.H. Donnelly, Jr., 1996, Organisasi, Perilaku, Struktur, Proses, Jakarta: Bina Rupa Aksara, hlm 119—275 .
Hanafi, M., 1997, Manajemen, Yogyakarta: UPP AMP YKPN, hlm 337—356.
Handoko, H., 1996, Manajemen, edisi 2, Yogyakarta: BPFE, hlm 251—270.
Zainun, B., 1989, Manajemen dan Motivasi, Jakarta: Balai Aksara, hlm 49—64.
Suprihanto, J., TH.A.M.Harsiwi, P.Hadi, 2003, Perilaku Organisasi, Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara, hlm 21—54.
. Robbins, S., 2003, Perilaku Organisasi, Jakarta: PT. Indeks, hlm 45—80.
. Nimran, U., 1997, Perilaku Organisasi, Surabaya: CV. Citra Media,. Hlm 9—19.